Penulis:
Libratum,
Dipublish - 27 Jul 2026
Makassar Senin 27 Juli 2026 — Universitas Atma Jaya Makassar (UAJ-M) resmi menggelar kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 76 Semester Awal 2026/2027. Mengusung tema "Implementasi Merdeka Belajar Kampus melalui pengembangan Desa Wisata", kegiatan ini dilangsungkan di Gedung Aula Universitas Atma Jaya Makassar pada pukul 09.30 WITA.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta 112 orang mahasiswa peserta yang nantinya akan dibagi ke dalam 8 kelompok dan di berikan materi-materi seperti Pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi serta Implementasi MBKM melalui pengembangan desa dan tempat wisata.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Bapak Dr. Antonius Sudirman, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik berkat kerja sama seluruh pihak yang berpartisipasi. "KKN ini adalah bentuk pendidikan kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat, untuk menyelesaikan persoalan masyarakat di daerah bersama masyarakat setempat. Di mana mahasiswa harus menjadi problem solving pada masyarakat dan mahasiswa juga harus belajar dari masyarakat," ujarnya. Ia juga menekankan agar melalui kegiatan ini, fenomena "menara gading" dapat dihindari sehingga mahasiswa benar-benar hadir dan membaur hidup di tengah masyarakat.
Pelaksanaan KKN-Tematik Gelombang 76 ini menargetkan Kabupaten Tana Toraja, Kec. Rembon sebagai lokasi pengabdian. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada koordinasi yang matang serta adanya nota kesepahaman (MoU) antara pihak universitas bersama Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan.
Pihak universitas berpesan agar para peserta dapat menjaga sikap, menghormati adat istiadat, serta beradaptasi dengan lingkungan baru selama berada di desa. Mahasiswa diingatkan untuk menempatkan diri sebagai fasilitator yang merangkul warga setempat, bukan sebagai tenaga kerja eksklusif di Lembang (desa).
"Disana diharapkan mahasiswa bisa berbaur dengan baik, karena pada saat hidup di desa, mahasiswa jadi problem solving dan belajar pula dengan masyarakat. Sehingga mahasiswa harus membiasakan diri, karena pada saat KKN tidak seperti di rumah kita, tapi kita hidup di desa. Jangan juga dikatakan mahasiswa tenaga kerja Lembang, tidak seperti itu. Tapi, mari kita ajak masyarakat setempat. Jangan sampai mahasiswa saja yang kerja sendiri, tapi kita libatkan semuanya," ucap Bapak Dr. Wihalminus Sombo Layuk, S.E., M.Si., selaku Rektor UAJ-M.
Selain itu, para mahasiswa juga diingatkan untuk senantiasa menghargai kekayaan adat istiadat dan budaya lokal Toraja dengan aktif berkoordinasi serta bertanya kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Melalui pelepasan 112 peserta KKN-T Gelombang 76 ini, Universitas Atma Jaya Makassar berharap para mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah secara nyata, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi desa wisata.