img


Penulis: Libratum, Dipublish - 22 Dec 2025

‎HARI LIBUR KAMPUS, DI MASUKI OTK HINGGA TERJADI KERICUHAN


...

‎Persmalibratum.com 22/12/2025 Universitas Atma Jaya Makassar (UAJ-M) pada hari Libur, sejumlah mahasiswa(i), wakil rektor II dan wakil Rektor III datang ke kampus dengan tujuan memasang CCTV dan akses Internet di kampus. Tetapi, pintu gerbang terkunci dengan rantai besi sehingga dibuka menggunakan gergaji besi oleh Mahasiswa. Disaat terbuka, masuk mobil pickup hitam yang di kendarai orang tidak di kenal (OTK) langsung masuk dengan alasan yang kurang jelas. 

‎Menurut keterangan Wakil Rektor II, telah di himbaukan bila ini hari libur dan kalaupun, ada perlu silahkan menunggu diluar. Tetapi, OTK yang mengendarai mobil pickup tersebut beralasan, disuruh oleh Pak Adi hingga bersih keras untuk masuk dan terjadi perdebatan hingga kericuhan. Salah satu Mahasiswa langsung membawah mobil pickup tersebut keluar dari kampus, untuk memarkirkan Mobil Pickup itu diluar, lalu Mahasiswa tersebut di tarik oleh OTK dan hampir terkena pukulan oleh OTK tersebut tapi, di hindari hingga terjadi perkelahian.

‎"Mereka telah disampaikan, untuk menunggu diluar karena kampus sedang libur. Tapi, mereka tetap mau masuk ke dalam dan sampai terjadi perdebatan hingga mobilnya di bawah keluar oleh Mahasiswa, tapi malah di tarik keluar dan mau dipukul. Makanya, jadi ricuh di depan kampus." Ujar wakil Rektor II menceritakan kronologi kericuhan tersebut. 

‎Kejadian tersebut, memancing perhatian warga sekitar sehingga warga ikut memanas untuk membela OTK. 

‎Aparat polisi dari Polsek Tamalate juga dianggap lama untuk datang, sehingga depan kampus telah di kerumuni warga yang berseteru dengan sejumlah Mahasiswa dan wakil rektor. 

‎"Polisi sudah di telfon pada saat perdebatan di dalam kampus, tapi terlalu lama hingga terjadi perkelahian dan kericuhan bersama warga sekitar." Ucap salah satu saksi di TKP

Setelah pihak kepolisian tiba, mereka langsung mengamankan tempat sekitar dan membawa sejumlah Mahasiswa dan warga ke Polsek Tamalate untuk mengambil keterangan dari kericuhan tersebut.