Penulis:
Penulis 1,
Dipublish - 27 Jul 2024
Persmalibratum.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Makassar (BEM FH UAJM) mengadakan diskusi publik dengan topik, "Iuran Tapera, Solusi atau Masalah Baru" pada tanggal 10 Juli 2024 yang bertempat di Warkop Ribo'ko, Lorong 8, Masale, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Iuran Tapera adalah program tabungan perumahan yang dikelola pemerintah untuk membantu masyarakat agar dapat memiliki rumah, namun pelaksanaannya masih menimbulkan pro dan kontra sehingga program Tapera ini memiliki banyak tantangan dalam pelaksanaannya.
Terdapat beberapa penjelasan dari pihak pemerintahan dan pendapat dari masyarakat, dari penjelasan pemerintahan yang di sampaikan, cukup banyak pendapat penolakan atas penerapan Tapera dari masyarakat, karena masalah yang dihadapi dalam perekonomian masyarakat terutama untuk masyarakat yang memiliki pendapatan dibawah rata-rata.
Perwakilan dari pemerintah atas nama, Irwan Setiawan, beliau menjabat sebagai Kepala Peraturan Perundang - Undangan Bagian Kota, pada Biro Hukum Sekretariat, Daerah Sulawesi Selatan. Beliau berpendapat bahwa kondisi penerapan Tapera dalam masyarakat mendapat tantangan yang cukup besar dan terdapat juga beberapa penolakan dari masyarakat terhadap penerapan Tapera. Tapera sendiri adalah cita-cita mulia untuk memberikan fasiltas perumahan bagi masyarakat dan memerlukan perjuangan yang cukup besar untuk meyakinkan masyarakat, agar terhindar dari stigma - stigma negatif tentang Tapera itu sendiri.
“Untuk Tapera sendiri, perlu ada beberapa hal yang kita bangun kembali, baik itu komonikasi yang efektif, ruang diskusi seperti ini untuk sebagai bahan sosialisasi bagi kami di Pemerintah, untuk penerapan Tapera ini kedepannya.” ucap bapak Irwan.
Untuk kegiatan Diskusi ini diadakan oleh, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Makassar (BEM FH UAJM) dengan topik, "Iuran Tapera, Solusi atau Masalah Baru" untuk persiapan kegiatan pada malam hari ini mencakup pencarian dana, mencari pemateri untuk keberlangsungan kegiatan dan menyebarkan undangan lembaga-lembaga yang ingin di undang pada kegiatan Diskusi Publik ini. Cukup banyak pujian dan aspirasi dari Masyarakat mengenai kegiatan Diskusi Publik yang diadakan ini.” ujar Marc Ronand Antonio Lesnussa selaku Ketua BEM FH UAJM.
Penulis : Monica Angelina
Editor : Triarga Junior Hutahaean