img


Penulis: Penulis 1, Dipublish - 10 Jun 2025

Dies Natalis ke-45 UAJ-M: Sederhana, Penuh Makna, dan Refleksi Nilai Kristiani


...

Universitas Atma Jaya Makassar merayakan Dies Natalis ke-45  dengan penuh khidmat dan rasa syukur. Senin, (09/06/2025)

Perayaan berlangsung dihadiri oleh Pimpinan Universitas, Dosen, Karyawan serta Mahasiswa(i) UAJ-M bertempat di Gedung Aula Serba Guna UAJ-M. Rangkaian kegiatan dibuka dengan Misa Syukur, diikuti sambutan dari Dr. Wihalminus Sombo Layuk, S.E., M.Si selaku Rektor UAJ-M, pembacaan nama-nama dosen serta karyawan yang akan memasuki masa purnatugas, pemotongan kue ulang tahun, hingga sesi foto bersama sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

dalam sambutannya menyoroti makna istimewa Dies Natalis tahun ini karena bertepatan dengan perayaan Hari Ibu.

“Saya terkagum oleh khotbah Pastor Silvester. Beliau mengatakan, persis hari ini adalah Hari Ibu. Ibu artinya Bunda Yesus, Bunda Maria. Kita juga punya prinsip nilai ibu: bela rasa, integritas, dan unggul,” ucap Rektor UAJ-M

Menurutnya, nilai-nilai itu adalah dasar kristiani yang telah menjadi pondasi kampus Atma Jaya sejak awal berdiri.

Perayaan tahun ini digelar dengan lebih sederhana dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tidak ada pertandingan seperti biasanya. Tapi saya bangga karena mahasiswa tetap hadir, khususnya dari UKM Caritas, Pers Mahasiswa, dan fungsionaris lainnya,” ungkapnya.

Kesederhanaan ini, lanjutnya, karena pelaksanaan Dies Natalis bertepatan dengan masa menjelang libur dan Ujian Akhir Semester. Namun, Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah rasa syukur dan penghargaan atas pengabdian para civitas akademika.

Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan bahwa UAJ-M sedang memasuki fase penting pemilihan rektor baru.

"Sudah dibentuk panitia pemilihan rektor melalui KPU. Nantinya akan ada pendaftaran, debat, rapat senat, lalu hasilnya akan diusulkan ke yayasan,” katanya.

Soal kekurangan kegiatan tahun ini, Rektor secara jujur mengakui bahwa absennya lomba atau kompetisi menjadi catatan.

“Butuh waktu panjang untuk menyiapkan lomba. Tapi yang penting Dies Natalis tetap dirayakan secara ramah tamah dan penuh makna,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan harapannya untuk masa depan UAJ-M yang lebih proaktif dan berdampak bagi masyarakat.

“Universitas sekarang bukan lagi menara gading. Kita harus memberikan pengabdian nyata dan menyiapkan lulusan yang punya kompetensi. Kita juga terus berupaya membangun sarana untuk mendukung program studi,” pungkasnya.